Selama pandemi Covid-19, tentu kita semakin menyadari pentingnya memiliki jaringan internet rumah terbaik. Sebab kegiatan online, baik untuk bekerja maupun belajar dilakukan di rumah selama pandemi berlangsung, hal ini tetap dilakukan beberapa orang sampai sekarang. Praktis, kebutuhan akan jaringan internet yang kuat dan stabil menjadi penting. Lalu, berapa angka kecepatan yang ideal untuk internet rumah?
Berapa Idealnya Kecepatan Internet Rumah?
Berselancar di dunia maya saat ini lebih banyak dilakukan di rumah. Sebab kegiatan bekerja dan belajar masih banyak dilakukan di rumah menyesuaikan level PPKM yang diterapkan pemerintah setempat. Jika bicara mengenai internet di rumah maka kebanyakan orang memilih memasang WiFi pribadi.
Pada saat instalasi, oleh petugas akan menanyakan hendak membeli paket yang mana sesuai provider yang digunakan. Menjawabnya, kadang masyarakat merasa bingung dan fokus pada besarnya biaya tagihan. Sekedar melihat biaya tagihan ternyata bisa berujung pada masalah. Misalnya, bagaimana jika kecepatan internetnya terlalu rendah?
Kecepatan internet yang disebut dengan satuan Mbps menentukan seberapa cepat akses internet ke berbagai platform bisa dilakukan. Semakin tinggi kecepatannya maka semakin cepat juga untuk membuka platform yang digunakan, entah itu aplikasi, website, maupun yang lainnya.
Hanya saja semakin tinggi kecepatannya maka semakin besar tagihan yang dibebankan kepada konsumen. Belum lagi dengan resiko memilih kecepatan internet paling tinggi dan aktualnya tidak digunakan secara optimal. Misalnya karena di rumah yang aktif memakai internet hanya pada 1 perangkat saja. Jadi, bagaimana cara menghitungnya?
Faktor-Faktor yang Menentukan Kecepatan Ideal Internet Rumah
Dilansir dari berbagai sumber, untuk mengetahui seberapa besar kecepatan internet rumah yang ideal wajib memperhatikan beberapa faktor. Diantaranya adalah:
1. Jumlah Anggota Keluarga yang Menggunakan Internet
Kecepatan internet akan menurun jika jumlah anggota keluarga yang online cukup banyak. Jadi, cari tahu dulu di rumah berapa orang yang aktif di internet? Jika sudah, maka bisa dihitung masing-masing kebutuhannya kemudian dijumlahkan.
2. Jumlah Perangkat yang Terhubung ke Internet
Faktor kedua adalah jumlah perangkat yang terhubung ke internet, semakin banyak dan secara bersamaan maka kecepatan menurun. Jadi, cek kembali berapa perangkat di rumah yang aktif terhubung ke internet.
3. Memahami Aktivitas Online yang Dilakukan
Ada banyak aktivitas bisa dilakukan secara online, jenis aktivitas menentukan kecepatan internet yang dibutuhkan. Berselancar di aplikasi streaming biasanya butuh kecepatan 5 mbps. Sedangkan aktif di media sosial hanya 1.5 mbps. Jadi, cari tahu aktivitas online masing-masing anggota keluarga di rumah.
4. Memahami Traffic Regional dan Global
Berikutnya adalah soal traffic baik secara regional maupun global, jika jumlah pengguna provider tinggi maka akan menurunkan kecepatan akses internetnya. Namun harus sejalan dengan jaringan internet yang difasilitasi provider.
Contoh Kasus
Dari penjelasan di atas mungkin sudah memiliki gambaran mengenai bagaimana menentukan kecepatan internet yang ideal di rumah. Namun untuk mendapatkan kejelasan lagi, berikut contoh kasusnya:
● Ayah - bekerja dengan layanan video call - kebutuhan 5 mbps.
● Ibu - tutorial memasak di Youtube - kebutuhan 4 mbps.
● Anak 1 - streaming drama korea - kebutuhan 5 mbps.
● Anak 2 - aktif di media sosial - kebutuhan 1,5 mbps.
● Anak 3 - game online - kebutuhan 5 mbps.
Dari contoh tersebut, kebutuhan total kecepatan internet adalah 19,5 mbps. Maka keluarga ini bisa memilih kecepatan internet rumah 20 mbps, dan merupakan kecepatan yang ideal.